Kamis, 19 November 2020

0

Penanggulangan Sampah Plastik di Laut Indonesia yang Efektif

Bagikan artikel ini

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on google

Penanggulangan sampah plastik di Laut Indonesia – Sampah plastik yang ada di Laut Indonesia semakin meningkat. Hal itu dikarenakan pembuangan sampah di sungai semakin meningkat. Sampah yang dibuang di sungai tersebut nantinya akan sampai ke laut sehingga laut pun akan menjadi kotor dipenuhi oleh sampah. Sampai saat ini pemerintah Indonesia belum tahu penanggulangan yang efektif dan efisien. Meskipun beberapa cara telah dicoba, namun tetap saja volume sampah di laut Indonesia semakin meningkat.

image-rri.co.id

Indonesia Menggelar Konferensi Penanganan Sampah Plastik di Laut

Pada bulan September 2017 Indonesia menjadi tuan rumah dalam konferensi East Asia Summit atau yang disingkat EAS. Dalam konferensi tersebut dibahas tentang sampah plastik yang ada di laut Bali. Kementerian Luar Negeri RI Jose Tavares mengemukakan bahwa Marine Plastic Debris atau sampah plastik laut sudah menjadi ancaman yang serius. Jose juga menambahkan jika Indonesia menganggap kerja sama dalam bidang maritim merupakan hal penting dimana salah satu kerja sama yang dianggap penting adalah menanggulangi sampah plastik di laut.

Indonesia Membuka Kerja sama Regional

Selain menjadi tuan rumah konferensi EAS, Indonesia sendiri telah membuka kerja sama regional untuk penanggulangan sampah plastik di laut Indonesia. Alasan Indonesia membuka kerja sama tersebut dikarenakan sampah yang ada di laut Indonesia tersebut berasal dari banyak negara yang mana terbawa arus sungai kemudian sampai ke tengah laut.

Menurut Deputi Kedaulatan Maritim Kementerian Koordinator Maritim dan Sumber Daya RI Arif Havas Oegroseno mengatakan bahwa perlunya kerja sama regional dari beberapa negara untuk bisa mengatasi sampah plastik yang ada di tengah laut ini mengingat Indonesia adalah kepulauan terbesar dan banyak berbatasan dengan beberapa negara.

Beberapa waktu lalu Arif sudah melakukan riset bersama Universitas Padjajaran Bandung di Pulau Biawak. Pulau tersebut tanpa penghuni namun di sana ditemukan beberapa botol plastik yang diyakini asalnya dari negara lain. Dari lima botol plastik yang ditemukan, dua botol diantaranya berasal dari Asia Selatan yang artinya berasal dari luar Indonesia. Oleh sebab itu penanggulangan sampah plastik laut di Indonesia ini membutuhkan campur tangan pemerintah, non pemerintah sampai pelaku usaha untuk mengatasinya.

Langkah konkret dalam penanggulangan sampah plastik di laut Indonesia menurut Arif adalah dengan mendirikan proyek penanggulangan sampah laut yang digunakan sebagai pencontohan di lima kota yang di dalamnya terdapat 10 wisata baru Indonesia. Selain itu edukasi penanggulangan sampah plastik yanag harus terus dilakukan mengingat konsumsi plastik di Indonesia per tahunnya meningkat. Untuk tahun ini volume sampah di laut Indonesia mencapai 4,5 juta ton per tahunnya dan diperkirakan akan terus meningkat jika penanggulangan sampah tersebut tidak terlaksana dengan baik.

image-tirto.id

Mulai saat ini, masyarakat Indonesia harus memikirkan dampak akibat sampah yang semakin menumpuk. Salah satu dampaknya adalah membuat sungai dan laut semakin tercemar. Oleh sebab itu salah satu penanggulangan sampah plastik di laut Indonesia yang efisien adalah mengurangi pembuangan sampah dari sumbernya seperti sungai karena sampah di sungai tersebut akan berakhir di laut.

Baca juga

Selamat Hari Bumi Sedunia

Tema Hari Bumi Sedunia 2021 adalah “Restore Our Earth” atau Pulihkan Bumi

Apa komentar kamu?

Jalan Tapak, Tugurejo, Semarang,
Jawa Tengah, 50151
Jam Pelayanan:
Sen – Jum: 08:00 – 16:00 WIB

Temukan Kami

Hubungi Kami

Copyright © 2024. Dinas Lingkungan Hidup Kota Semarang