Kamis, 19 November 2020

0

4 Dampak Buruk Kurangnya Penghijauan di Kota yang Wajib Diperhatikan

Bagikan artikel ini

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on google

Dampak buruk kurangnya penghijauan di kota – Penghijauan sangat diperlukan untuk bumi ini hal itu dikarenakan tanpa pohon manusia tidak bisa bertahan hidup. Pohon bisa mengolah makanannya sendiri berbeda dengan manusia yang menggantungkan hidupnya dari hewan dan tumbuhan. Oleh sebab itu agar kelangsungan hidup manusia di masa depan lebih terjamin, disarankan untuk selalu melakukan penghijauan. Terutama penghijauan di kota. Mengapa harus di kota?, hal itu dikarenakan kota udaranya panas akibat polusi udara yang bertambah, selain itu penghijauan di kota akan membuat udara bertambah segar karena pohon mampu mengubah karbondioksida menjadi oksigen. Jika penghijauan tidak dilakukan ada banyak dampak yang bisa terjadi. Simak beberapa dampak buruk kurangnya penghijauan di kota berikut ini:

 

1. Pencemaran Udara Meningkat

dampak buruk kurangnya penghijauan di kota

Dampak buruk kurangnya penghijauan di kota yang pertama adalah menyebabkan pencemaran udara meningkat. Jalanan di kota akan dipenuhi dengan asap kendaraan bermotor sehingga kadar karbondioksida menjadi sangat tinggi. Selain itu akan diperparah dengan asap pabrik yang didirikan di pusat kota. Jika tidak segera dilakukan penanganan  pencemaran tersebut akan membuat berbagai macam penyakit mulai dari yang akut sampai dengan yang kronis. Penyakit tersebut berhubungan dengan pernafasan manusia yang menyerang organ paru-paru.

2. Udara Bertambah Panas

Dampak buruk kurangnya penghijauan lainnya adalah udara di kota akan semakin panas. Tentu Anda sendiri sudah merasakan panasnya udara di perkotaan. Dibandingkan di pegunungan udara di kota terasa sangat panas baik itu siang maupun malam hari. Hal itu dikarenakan di pegunungan memiliki banyak pepohonan yang bisa membuat kandungan oksigen lebih banyak dibandingkan di perkotaan.

3. Banyak Bencana Alam

Kota besar rawan bencana alam seperti banjir dikarenakan minimnya pepohonan yang ditanam di perkotaan tersebut. Jika pohon minim maka penyerapan air oleh akar pohon menjadi tidak maksimal sehingga banjir tersebut akan mudah terjadi. Banjir tersebut tidak hanya disebabkan oleh saluran air yang mampat dan sungai yang banyak sampah saja namun juga disebabkan oleh minimnya pohon yang ada.

4. Kondisi Lingkungan Hidup yang Kurang Baik

dampak buruk kurangnya penghijauan di kota

Populasi di kota akan semakin meningkat dan terus melesat tajam selama lahan persawahan masih dijadikan sebagai perumahan. Hal tersebut akan membuat kondisi kota menjadi tidak nyaman dikarenakan kepadatan penduduknya. Tidak hanya itu saja, populasi yang meningkat harus diiringi dengan kesadaran akan melakukan penghijauan terutama di kota besar. Semakin banyak populasinya maka udara akan semakin pengap dan oksigen menjadi terbatas. Selain itu manusia bernafas mengeluarkan kadar karbondioksida yang bisa membuat suhu semakin panas dan jika tidak ada pohon yang mengubah karbondioksida tersebut maka oksigen menjadi terbatas. Berbeda jika populasi bertambah namun penghijauan terus dilakukan maka kadar oksigen tersebut akan meningkat sehingga kadar karbondioksida bisa dikendalikan dengan baik.

dampak buruk kurangnya penghijauan di kota

 

Mulai dari saat ini sebaiknya masyarakat Indonesia terutama di perkotaan besar mulai sadar untuk melakukan tindakan penghijauan. Penghijauan tersebut berguna untuk menjaga kelangsungan kehidupan manusia itu sendiri selain itu untuk menghindari berbagai macam dampak buruk kurangnya penghijauan di kota.

Baca juga

Apa komentar kamu?

Jalan Tapak, Tugurejo, Semarang,
Jawa Tengah, 50151
Jam Pelayanan:
Sen – Jum: 08:00 – 16:00 WIB

Temukan Kami

Hubungi Kami

Copyright © 2024. Dinas Lingkungan Hidup Kota Semarang